BerandaLiga SpanyolToni Kroos Menolak Pemotongan Gaji Pemain

Toni Kroos Menolak Pemotongan Gaji Pemain

Ditengah pandemi virus corona yang dirasakan oleh masyarakat global sekarang ini, membuat klub-klub besar Eropa berfikir keras untuk bisa menyeimbangkan kondisi finansial mereka. Salah satu cara yang tepat adalah dengan pemotongan gaji para pemainnya. Akan tetapi Toni Kroos mengkritik cara tersebut, yang dinilai kurang adil.

Dalam kompetisi LaLiga Spanyol sendiri, sudah dua klub yang mengambil keputusan untuk pemotongan gaji pemainnya. Antara lain adalah Atletico Madrid dan juga Barcelona, yang lebih dulu menyetujui perencanaan pemotongan gaji.

Pemangkasan gaji hingga 70% menjadikan para pemain harus menerima gaji bersih 30% saja. Hal itu dikarenakan tidak adanya pemasukan klub serta gagalnya kerjasama yang dilakukan dengan pihak sponsor. Sehingga membuat klub tidak memiliki pemasukan untuk menuntaskan gaji pemainnya.

“Pemotongan gaji merupakan sumbangan yang tidak ada gunanya,” ungkap Toni Kroos, dikutip Marca.

Kroos Menolak Pemotongan Gaji

Toni Kroos merupakan pemain yang berada di garda depan yang menolak pemotongan gaji. Bagi Kroos, sebuah klub telah memiliki perencanaan keuangan yang matang, mengorbankan gaji pemainnya untuk kepentingan klub bukanlah menjadi solusi yang tepat.

“Saya lebih setuju kalau seluruh pemain dibayar penuh, lalu bagaimana mereka menerapkan uangnya adalah hak setiap pemain,” ucap Toni Kroos.

“Melakukan kebaikan dengan uangnya sendiri akan lebih baik, dibanding harus mendapatkan pemotogan gaji. Tentu setiap orang diminta membantu, dan banyak tempat yang bisa menjadi sarana meneruskan kepada orang yang membutuhkan,” tambahnya.

Bersama dengan Real Madrid, Toni Kroos belum mendapatkan bocoran mengenai keputusan klub dalam menghadapi virus corona. Bagi punggawa timnas Jerman tersebut, seharusnya Real Madrid tidak menerapkan keputusan pemotongan gaji.

Real Madrid Menghadapi Dampak Virus Corona

Toni Kroos cukup memahami bagaimana sebuah klub cukup terganggu dengan adanya pandemi virus corona. Terlebih dalam bidang finansial, seluruh pemain pun tidak bisa terhindar dari dampak Covid 19 yang menyerang dengan ganasnya.

“Semua klub tentu tidak memiliki pemasukan selama krisis akibat virus corona musim ini,”

“Akan tetapi kondisi ini dirasakan oleh seluruh klub. Kabarnya kompetisi akan dilangsungkan kembali pada bulan Mei, dan ini merupakan solusi yang terbaik untuk keuangan klub bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya.

Toni Kroos Menolak Pemotongan Gaji Pemain
Rizalhttps://tempobola.id
Saya adalah penggemar olah raga sepak bola. Sedari kecil saya sudah kerap mengikuti informasi seputar liga inggris dan kompetisi si kulit bundar dari seluruh dunia. Saya suka menulis dan berbagi mengenai informasi yang Saya ketahui kepada teman-teman disekitar saya jua.
Kabar Bola Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini