Taktik Fonseca yang Buat Tottenham Batal Merekrut Dirinya

0
38

Nama pelatih asal Portugal, Paulo Fonseca sempat hampir pasti menjadi manajer anyar Tottenham sebelum akhirnya Tottenham menjatuhkan pilihan kepada Nuno Espirito Santo. Uniknya, kesepakatan antara Fonseca dan Tottenham sejatinya sudah tercapai jika saja tidak ada campur tangan dari Fabio Paratici selaku direktur anyar Tottenham.

Kini dalam wawancara, pria asal Portugal tersebut menyatakan jika ada perbedaan pendapat antara dirinya dengan direktur anyar Tottenham, Fabio Paratici. Kala itu Paratici yang baru bergabung dari Juventus memprotes ide Fonseca terkait gaya bermain ofensif, dan meminta Fonseca menerapkan gaya main yang lebih defensif. Itu yang diklaim membuat kesepakatan tidak terwujud.

“Saya dan Tottenham sudah sepakat, hanya masalah tanda tangan kontrak yang tersisa. Saya sudah merencanakan pemain mana yang akan ikut pramusim. Namun itu semua batal terjadi setelah direktur anyar (Paratici) ingin mengubah ide yang saya presentasikan. Tottenham awalnya ingin manajer dengan gaya menyerang namun dia ingin bermain konservatif,” ujar Fonseca kepada Telegraph Sport.

“Saya punya prinsip dan saya ingin tim saya menjadi hebat dengan pendekatan yang tepat. Saya tidak bisa bergabung dengan klub yang tidak mempercayai ide saya dan filosofi bermain saya. Itu yang terjadi dengan Paratici. Saya tidak ingin tim saya hanya bertahan di kotak penalti,” tutupnya.

Sejauh ini penampilan Tottenham memang cenderung defensif dan mereka mulai keteteran di dua pekan terakhir Liga Inggris. Terbukti dengan Harry Kane dkk yang dibabat dengan skor 0-3 kontra Crystal Palace di pekan ke-4 dan kemudian Chelsea di pekan ke-5. Alhasil posisi Tottenham kini harus melorot ke peringkat ke-7.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini