Swiss Kejutkan Prancis, Xhaka Bangga Setengah Mati

0
37
Xhaka
Qlur

Granit Xhaka sangat bangga dengan keberhasilan Swiss mengirim Prancis pulang secara prematur dari Euro 2020, setelah menang lewat adu penalti pada babak 16 besar.

Les Blues sempat berada di atas angin ketika Paul Pogba membuat skor menjadi 3-1 lewat golnya pada menit ke-75, namun Haris Seferovic dan Mario Gavranovic kemudian mencetak gol untuk menyeimbangkan skor menjadi 3-3.

Laga diteruskan ke adu penalti karena skor masih tetap sama setelah perpanjangan waktu, dan setiap penendang dari kedua tim menunaikan tugasnya dengan baik, terkecuali Kylian Mbappe selaku penendang terakhir Prancis.

Xhaka dinobatkan sebagai Man of the Match, namun pahlawan sebenarnya adalah Yann Sommer yang menepis sepakan Mbappe.

“Itu terasa luar biasa. Setiap warga Swiss bisa berbangga kepada kami,” kata sang gelandang Arsenal ketika bicara dengan Blick.

“Musuh kami adalah Prancis, bukan tim biasa, itu harus dipahami. Mereka menuliskan banyak hal tentang kami, menyebut bahwa kami arogan, namun kami membungkam para kritikus.”

Di perempat final nanti, Swiss sudah ditunggu oleh Spanyol di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, yang akan digelar pada Jumat (2/7) malam WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini