Sedih Lionel Messi Pergi, Joan Laporta: Demi Barcelona!

0
40

Hengkangnya Lionel Messi dari Barcelona dinilai Joan Laporta menjadi hal yang positif untuk masa depan klub. Presiden Barcelona tersebut pun menjelaskan secara jelas mengapa menyatakan demikian.

“Saya di sini untuk menjelaskan situasi mengenai Messi. Pertama, saya ingin mengatakan, sayangnya kami memiliki kondisi keuangan yang buruk di masa lalu, yang berarti gaji yang harus dibayarkan jumlahnya 110 persen dari pendapatan,” jelas Laporta.

“Itu berarti kami tidak memiliki fleksibilitas. Situasinya jauh lebih buruk dari yang diberitahukan ke kami dan apa yang sudah kami kalkulasikan dari data resmi.”

“Hutang yang ada ternyata lebih besar dari yang kami kira. Hal itu tentunya berpengaruh pada Financial Fair Play (FFP). Kontrak baru dengan Messi tidak bisa disetujui. Oleh karena itu, kami tidak setuju dengan kesepakatan yang sudah dicapai La Liga (dengan CVC) karena itu membebani kami selama setengah abad. Klub tentunya lebih penting dibanding pemain, pelatih dan direktur.”

“Alasan mengapa kami memutuskan menghentikan negosiasi adalah karena alasan obyektif, kondisi keuangan di klub. Investasi untuk bisa mempertahankannya penuh dengan risiko. Kami ingin mengambilnya, tapi ketika kami tahu realita di klub setelah audit, kami memutuskan untuk tidak melakukannya.”

“Dalam hal ini, kita harus mengabaikan sisi perasaan yang kita miliki, Anda harus melihat angka yang ada dengan kepala dingin. Kita ingin La Liga lebih fleksibel, tapi ini bukan alasan, kami tahu aturannya dan dengan apa yang ditinggalkan dari direksi sebelumnya membuat segalanya menjadi tidak mungkin.”

“Saya sedih (Messi tidak bisa bertahan), tapi saya juga berpikir kita sudah melakukan yang terbaik buat Barcelona. Barcelona di atas semuanya, termasuk pemain terbaik di dunia. Kami akan selalu berterima kasih untuknya,” pungkas Laporta.

Seperti diketahui, Messi urung menandatangani kontrak baru bersama Barcelona. Padahal sebelumnya kedua pihak mencapai kesepakatan verbal terkait kontrak baru, termasuk pemangkasan gaji sebesar 50 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini