BerandaLiga SpanyolMenolak Pemotongan Gaji, Kross Membantah

Menolak Pemotongan Gaji, Kross Membantah

Toni Kross membantah dirinya menjadi pemain yang paling menentang kebijakan klub yang memutuskan pemotongan gaji pemain. Los Blancos diwajibkan menerapkan pemotongan gaji para pemainnya, dengan adanya wabah virus Corona yang terjadi saat ini.

Real Madrid memiliki rencana dalam mengambil langkah pemotongan gaji pemain mereka yang akan dipotong 10%. Rencana tersebut sudah dilakukan dengan cara berdiskusi bersama dengan para pemain. Dan pada prosesnya, klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut mendapatkan kesepakatan terkait dengan kebijakan tersebut.

Langkah pemotongan gaji pemain nyatanya memang harus diambil oleh Real Madrid, hal ini dilakukan untuk menstabilkan kondisi ekonomi klub. Tidak dapat dipungkiri bahwasannya Real Madrid tidak memiliki pemasukan akibat wabah Covid 19.

Klub Liga Spanyol yang sudah menerapkan kebijakan tersebut telah tercatat, yakini Barcelona dan juga Atletico Madrid. Bahkan kedua klub itu menerapkan pemotongan gaji hingga 70%, yang membuat kabar simpang siur atas tidak sepakatnya para pemain.

Toni Kross Klarifikasi Isu Yang Menyangkut Dirinya

Pada prosesnya, Real Madrid telah menerapkan dua rencan pemotongan gaji untuk para pemainnya. Yang pertama ketika musim berlanjut, para pemain beserta staf akan mendapatkan 10% pemotongan gaji. Sedangkan apabila musim terhenti, maka mereka akan mendapatkan pemotongan gaji sebesar 20%.

Saat kebijakan belum menemukan kata sepakat, Toni Kross menjadi nama pemain Real Madrid yang muncul dipermukaan. Karena Kross mengungkapkan bahwasannya kebijakan pemotongan gaji hanya akan berbuah sia-sia.

Akan tetapi dengan berkembangnya kabar tersebut, Toni Kross pun meluruskan isu yang beredar dan mengungkapkan pendapatnya. Dimana Kross langsung menjelaskan terkait dengan wacana pemotongan gaji Real Madrid dan komentarnya.

Komentar Kross Meluruskan

“Mungkin saat wawancara itu, apa yang saya maksud tidak diterjemahkan secara benar ataupun tidak dipahami,” tulis Kross di Twitter pribadinya.

“Sejak pertama muncul, pendapat saya adalah begini: apabila kita bisa membantu pekerja dan orang yang menjadi bagian klub, jelas logis apabila kami rela melepaskan sebagian gaji. Dan hal itu sudah bia dibuktikan. Tentu Anda sudah mengenal saya dengan baik, mungkinkah saya berkata demikian?” tambahnya.

Punggawa timnas Jerman itupun menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menolak apabila gajinya dipotong demi kelangsungan klub. Hal itu juga terbukti dengan kesepakatan yang terjalin dari klub dan pemain yang terkait pemotongan gajinya.

Menolak Pemotongan Gaji, Kross Membantah
Rizalhttps://tempobola.id
Saya adalah penggemar olah raga sepak bola. Sedari kecil saya sudah kerap mengikuti informasi seputar liga inggris dan kompetisi si kulit bundar dari seluruh dunia. Saya suka menulis dan berbagi mengenai informasi yang Saya ketahui kepada teman-teman disekitar saya jua.
Kabar Bola Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini